Dalam Shahih Muslim diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Orang Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah SWT dari pada orang mukmin yang lemah”. Beberapa hadits dengan teks yang serupa juga diriwayatkan dalam Sunan Ibnu Majah dan juga Musnad Imam Ahmad dengan derajat shahih.
Hadits ini yang menjadi salah satu pedoman kader-kader PKS dalam mengembangkan kepribadiannya menuju pribadi yang paripurna. Pribadi yang bukan hanya berakidah secara lurus, beribadah secara benar, berakhlak kokoh, dan berpengetahuan luas, namun juga berbadan sehat dan kuat. Pendek kata, pribadi paripurna dalam pandangan kader-kader PKS adalah muslim yang sehat dan kuat, secara ruhani, fikri, dan jasmani sekaligus.
Untuk mencapai kepribadian yang paripurna tersebut, utamanya dalam aspek jasmaniah, Bidang Kepanduan dan Olah raga (BKO) DPC PKS Pondok Gede telah memprogramkan para kader untuk mengikuti Mukhoyam Tarbawi dalam Bulan Desember 2011 mendatang di Gunung Gede, Jawa Barat.
Mukhoyam Tarbawi adalah program standar dalam pembinaan kader di PKS dalam bentuk aktivitas fisik outdoor, yang harus diikuti oleh setiap kader sekurang-kurangnya satu kali dalam satu tahun. Materi yang disampaikan dalam Mukhoyam Tarbawi berkaitan dengan kepanduan dan kesamaptaan, seperti: ketrampilan outbound, ketrampilan baris-berbaris, P3K, tali-temali, survival, bela diri praktis, ketahanan fisik, dan sebagainya.
Ustadz Ari Syamsul Bahri, Ketua BKO, dalam kesempatan persiapan Mukhoyam Tarbawi kemarin di Lapangan Iqro Jatimakmur menyampaikan,”Dalam Bulan Desember 2011 mendatang ini kami menargetkan 300 kader PKS di Pondok Gede akan mengikuti Mukhoyam Tarbawi ini, secara bertahap dalam tiga angkatan.”
Menggelar mukhoyam dengan jumlah peserta sebanyak itu tentu membutuhkan koordinasi yang tidak ringan, biaya yang tidak sedikit, dan juga perizinan dari otoritas-otoritas yang berwenang seperti untuk bumi perkemahan, trekking pendakian, dan sebagainya. “Mukhoyam akan kami bagi dalam tiga angkatan, yaitu: angkatan pertama, angkatan kedua, dan ketiga, yang berturut-turut kami jadwalkan pada pekan kedua, ketiga, dan keempat Bulan Desember. Masing-masing angkatan akan berlangsung selama 3 hari 3 malam, dari hari Kamis Malam hingga Ahad malam,” sambung pria yang kerap dipanggil Pak Ari ini.
Panitia tampaknya sudah siap. Bagaimana dengan para kader?
Ditemui dengan pakaian olah raga lengkap, Pak Iwan, seorang kader senior di Pondok Gede, menyatakan kesiapannya. “Siap!”, seru pria tinggi besar yang sebagian rambutnya telah memerak ini menyambut seruan instruktur dalam latihan persiapan tersebut. Usia tak mengahalangi semangat, tampaknya. Demikian juga dengan Akh Nuril, bendahara DPC PKS Pondok Gede. “Siap, Pakdhe!”, seru pengusaha elektronik ini dengan gaya sesuai posturnya yang kerap disangka seorang marinir.
Mari, mari, kita sambut seruan program ini dengan hati lapang dan gembira, serta fisik yang prima!
Bagi antum kader Pondok Gede yang Ahad pagi kemarin berhalangan hadir, sila hadir pada Ahad pagi, 4/12/11, mendatang pukul 05.30 WIB. Selain itu, BKO juga mendorong agar setiap kader mempersiapkan diri secara mandiri dengan olah fisik minimal setengah jam dalam sehari: lari, sit-up, dan push-up.
Bersiiiaap!!



sm ndan, DPD PKS Kab. Kediri jg akn mukhoyam tgl 23,24 n 25 des ’11